Kelestarian Danau Toba harus dijaga bersama

Danau Toba merupakan karunia Tuhan yang luar biasa bagi umatnya, sehingga sangat disayangkan apabila keindahan alam yang mempesona itu tidak dijaga dan dilestarikan dengan baik.

Kemudian, menjaga kelestarian Danau Toba dimaksud tidak bisa hanya dengan kata-kata atau retorika belaka, tetapi harus dilakukan secara bersama oleh seluruh stakeholder yang ada.

” Pekerjaan ini dimulai dari seluruh masyarakat, khususnya yang ada di seputar Danau Toba. Diantaranya, para tokoh masyarakat dan seluruh unsur pemerintah, dan bukan hanya di Simalungun dengan Parapatnya saja, tetapi melibatkan seluruh kabupaten yang ada disekitar Danau Toba,” tegas bupati Simalungun, T Zulkarnain Damanik, tadi malam.

Ditekankan, kepada masyarakat yang mempunyai usaha kerambah (jaring apung) di perairan Danau Toba diharapkan turut serta menjaga kebersihan dan keindahannya, tidak boleh merusak keindahan alam yang sudah Tuhan berikan, apalagi ekosistemnya.Kerambah bukan tidak boleh, tetapi harus ada batasan-batasanya. Artinya di zona – zona tertentu yang telah ditetapkan.

” Membuat kerambah menjadi penghasilan keluarga boleh. Tetapi setiap masyarakat yang mengusahainya tidak boleh egois dan tanpa mempertimbangkan sisi kelestarian danau, akhirnya merusak alam,” katanya.

Upaya melestarikan Danau Toba, katanya, merupakan kewajiban semua pihak termasuk guru dan para toko masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: